RENTANG INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA

Oleh : Rahmanu Eko H.

 

Seperti pada penjelasan tentang ISPU sebelumnya, berikut adalah rentang Indeks Standar Pencemar Udara berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 45 Tahun 1997.

KATEGORI RENTANG PENJELASAN
Baik 0 – 50 Tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika
Sedang 51 – 100 Tingkat  kualitas udara yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia atau hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif, dan nilai estetika
Tidak Sehat 101 – 199 Tingkat  kualitas udara yang bersifat merugikan pada kesehatan manusia atau kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan atau nilai estetika
Sangat tidak sehat 200 – 299 Tingkat kualitas udara yang dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi  yang terpapar
Berbahaya 300 – lebih Tingkat kualitas udara berbahaya yang secara umum dapat merugikan kesehatan yang serius

Continue reading

INDONESIA BEBAS SAMPAH 2020

(Oleh : Arlini Dyah R.)

 

Tahukan kalian bahwa setiap aktivitas manusia yang dilakukan setiap detik berkontribusi menghasilkan sampah? Sampah memerlukan pengelolaan yang integratif, partisipatif dan berkelanjutan. Gerakan `Indonsia Bebas Sampah 2020` merupakan satu upaya yang dicanangkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 21 Februari 2016, yang bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

Continue reading

Pengolahan Pencemaran Lingkungan dengan Solidifikasi (Bagian-2)

Oleh: Ayu Nindyapuspa

 

Sebelum membaca artikel ini, ada baiknya pembaca membaca bagian pertama dulu ya 🙂

Sudah diketahui oleh para pembaca bahwa solidifikasi adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengolah limbah yang mengandung logam berat. Bahan utama yang digunakan dalam solidifikasi adalah semen, air, dan limbah itu sendiri. Tujuan dilakukan solidifikasi adalah mengubah bentuk fisik limbah yang semula berbentuk cair menjadi solid (padat). Produk solidifikasi tersebut nantinya dapat dimanfaatkan menjadi paving jalan atau dibuang langsung ke secure landfill.

Continue reading

INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA

Oleh : Rahmanu Eko H.

Indeks kualitas udara merupakan angka tak bersatuan yang menunjukkan kondisi kualitas udara ambien disuatu daerah. Berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 45 Tahun 1997 indeks kualitas udara yang resmi dipergunakan di Indonesia adalah Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).

ISPU adalah angka yang tidak mempunyai satuan yang menggambarkan kondisi kualitas udara ambien di lokasi dan waktu tertentu yang didasarkan kepada dampak terhadap kesehatan manusia, nilai estetika dan makhluk hidup lainnya.

Continue reading

Mengenal Sanitary Landfill

Oleh: Ayu Nindyapuspa, ST., MT

 

Sanitary landfill merupakan suatu fasilitas yang digunakan sebagai tempat pembuangan sampah akhir. Selama ini, suatu kota membuang sampah di lahan terbuka yang telah disediakan atau biasa kita sebut dengan open dumping. Open dumping yang selama ini dilakukan berdampak negatif terhadap lingkungan, seperti muncul bau, kumuh, tumbuhnya bibit penyakit, dan kotor. Dengan adanya teknologi sanitary landfill, maka dampak negatif yang telah disebutkan tadi dapat diminimisasi.

Continue reading

POTENSI KERJA BIDANG LINGKUNGAN

(Oleh Arlini Dyah R.)

 

`Rencananya nanti setelah lulus mau kerja dimana?`

 Pertanyaan ini sering muncul di kalangan lulusan dari perguruan tinggi, entah dari jenjang pendidikan diploma maupun sarjana.

Lulusan dari beberapa bidang ilmu yang sudah popular, seperti Kedokteran Umum, Teknik Informatika, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Arsitektur, Ekonomi dan Akutansi, umumnya telah memiliki perspektif tentang potensi pekerjaannya.

Namun bagaimana dengan potensi kerja LulusanTeknik Lingkungan?

Continue reading

Mahasiswa Teknik Lingkungan ITATS mengikuti Kuliah Lapangan di TPA Benowo

oleh : Taty A.

Untuk melengkapi keahlian bidang limbah padat atau persampahan, setelah mengikuti kuliah Rekayasa Sampah dan Desain Landfill, mahasiswa Teknik Lingkungan mengikuti kuliah lapangan ke TPA Benowo. Dengan melaksanakan kuliah lapangan, mahasiswa dapat belajar banyak hal terkait dengan pengolahan sampah, langsung dari para praktisi.

Continue reading

Mahasiswa Teknik Lingkungan ITATS mengikuti kuliah lapangan di IPAL PT SIER

[Taty A]. Mahasiswa Teknik Lingkungan ITATS telah mendapatkan materi kuliah tentang IPAL (instalasi Pengolah Air Limbah), baik berupa teori maupun praktek dalam beberapa mata kuliah. Mahasiswa belajar tentang dasar-dasar teori IPAL, analisa laboratorium parameter limbah cair, belajar peraturan-peraturan terkait pengelolaan dan pengolahan air limbah, belajar cara kerja bangunan IPAL skala laboratorium , hingga berlatih mendesain bangunan-bangunan IPAL.

Mahasiswa mendapat penjelasan tentang IPAL PT. SIER

Continue reading

Mengenal Sejarah Solidifikasi sebagai Pengolahan Pencemar Lingkungan (Bagian-1)

Oleh: Ayu Nindyapuspa, ST, MT

 

Logam berat sering ditemui dalam pencemaran lingkungan. Apabila tidak ditangani dengan serius, maka logam berat yang telah terkumpul dan terakumulasi akan membahayakan lingkungan dan berdampak buruk pada kesehatan manusia. Limbah yang mengandung logam berat biasa terdapat di limbah industri dan pertanian, karena menggunakan bahan kimia tertentu dalam proses produksinya. Untuk mengatasi hal tersebut, maka dibutuhkan cara untuk menanganinya. Salah satu cara yang digunakan adalah dengan teknik solidifikasi. Solidifikasi merupakan teknik memadatkan limbah cair yang mengandung logam berat dengan semen dan bahan pengikat lainnya. Selain untuk limbah B3, teknik ini juga digunakan untuk mengolah limbah radioaktif.

Continue reading

Kuliah Lapangan Mahasiswa Teknik Lingkungan ITATS di IPAM Karangpilang, PDAM Surya Sembada Kota Surabaya

(Taty A). Bagi mahasiswa Teknik Lingkungan, belajar proses mengolah air bersih tidaklah setengah-setengah. Setiap mahasiswa Teknik Lingkungan ITATS mendapat kesempatan belajar :

  • Teori dan soal-soal perhitungan dalam kuliah di kelas pada Mata Kuliah Desain IPAM (Instalasi Pengolah Air Minum)
  • Belajar proses mengolah air di laboratorium, tentang kebutuhan bahan kimia, proses pengolahan air bersih dalam skala laboratorium.
  • Belajar mendesain atau merancang bangunan IPAM (Instalasi Pengolah Air Minum) secara individu
  • Melakukan kunjungan lapangan pada IPAM (Instalasi Pengolah Air Minum) yang sebenarnya sehingga dapat mengenal bangunan dalam ukurang nyata dilapangan, mengetahui permasalahan dalam proses pengolahan air dari para praktisi.

Dengan cara belajar di atas maka setiap mahasiswa Teknik Lingkungan memiliki kompetensi dalam proses pengolahan air bersih.

Jadi, jangan ragu untuk bergabung di Teknik Lingkungan ITATS

Satu hati untuk Teknik Lingkungan ITATS

img-20170115-wa0005

Mahasiswa menyimak penjelasan tentang diagram alir proses pengolahan air di IPAM Karangpilang