KEBERHASILAN SANITASI TANGGUNG JAWAB BERSAMA

1349669939HaluanMediaPadangSanitasi

(Oleh Arlini Dyah R.)

 Sanitasi yang baik berpotensi dalam perbaikan kualitas lingkungan dan peningkatan mutu hidup penghuni lingkungan, lalu aspek apa saja yang merupakan komponen sanitasi dan bagaimana mewujudkan keberhasilan pengelolaannya? Komponen sanitasi meliputi penyediaan air bersih, pengelolaan air limbah, pengelolaan sampah dan pengelolaan drainase.

Dalam penyediaan air bersih, aspek yang perlu diperhatikan adalah 3 K, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kontinuitas. Kondisi air bersih mempengaruhi kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat penggunanya, karena air bersih dimanfaatkan untuk sebagian besar aktivitas manusia. Selain aspek penyediaan air bersih, air limbah yang dihasilkan dari penggunaan air bersih, harus dikelola dengan baik mulai dari sumber, proses pengumpulan, penyaluran dan pengolahan air limbah, sehingga tidak berpotensi terhadap pencemaran lingkungan. Demikian pula dengan limbah padat/sampah dan drainase, kedua komponen tersebut memerlukan pengelolaan yang optimal sehingga dapat  terwujud kualitas lingkungan yang baik.

 

Rendahnya tingkat keberhasilan pengelolaan sanitasi disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya adalah kurangnya peran kelembagaan dalam peningkatan sanitasi; belum memadainya perundang-undangan yang mendukung; kontribusi pendanaan yang kurang untuk sanitasi dan rendahnya tingkat kesadaran dan peran serta masyarakat dan para stakesholder. Pemerintah yang merupakan regulator dan eksekutor dalam pelaksanaan pengelolaan sanitasi masih belum memiliki peran yang optimal serta kebijakan yang mendukung dalam peningkatan pengelolaan sanitasi, terutama dalam pelayanan sarana pra-sarana dan fasilitas dasarsanitasi. Terlebih lagi, alokasi pendanaan untuk sector sanitasi masih minim diberikan oleh pemerintah maupun para stakesholder lain. Selain itu, tingkat kesadaran dan peran serta masyarakat saat ini masih kurang dalam hal pengelolaan sanitasi. Bagi mayoritas masyarakat, sanitasi masih dianggap hal yang kurang penting untuk mendapatkan perhatian.

 

Keberhasilan sanitasi merupakan tanggung jawab bersama. Dalam pengelolaan sanitasi para stakesholder yang terlibat harus memiliki kesepahaman, bahwa lingkungan adalah milik bersama, dan perwujudan kualitas lingkungan yang baik melalui pengelolaan sanitasi yang optimal adalah tanggung jawab semua pihak. Hal ini dapat menjadi motivasi untuk meraih keberhasilan sanitasi. Selain itu pengelolaan sanitasi harus dilakukan secara terintegrasi dengan aspek lain seperti kebijakan/perundangan, pendanaan, pelayanan sarana pra-sarana dan fasilitas dasar sanitasi serta aspek sosial. Dengan kata lain, keberhasilan sanitasi harus dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi oleh seluruh stakesholder. Oleh karena itu, sebagai salah satu stakesholder, marilah kita mulai berperan dalam mewujudkan keberhasilan sanitasi untuk lingkungan kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s