Potensi Tanaman Akar Wangi (Vetiveria Zizanioides) dalam Mengembalikan Kualitas Lingkungan

Gregorius1Gregorius Budiono
Mahasiswa Teknik Lingkungan ITATS

 

Setiap pribadi hampir pasti selalu mendambakan kondisi lingkungan yang asri, aman, dan sehat. Sayang keinginan untuk menikmati lingkungan seperti itu semakin hari semakin menipis dan bahkan tidak menutup kemungkinan kalau pada perbadapan yang akan datang tidak pernah melihat dan merasakan kondisi lingkungan seperti yang diidamkan. Hal ini karena tingkat pencemaran yang tinggi. Sumber pencemaran pun sangat beragam seperti industri, rumah tangga, fasilitas umum, dll. Tentu saja kemajuan di berbagai sektor termasuk sangat industri sangat berguna dalam mendukung kehidupan manusia namun kegiatan-kegiatan tersebut meninggalkan perkerjaan rumah yang sangat pelik untuk diatasi. Kualitas lingkungan menjadi korban dari dalam setiap aspek pembangunan yang tidak mengedepankan pembangunan berkelanjutan. Berita baiknya adalah belakang muncul berbagai macam lembaga maupun perorangan yang konsen dalam hal kepedulian tentang lingkungan. Dan adapun berita yang kurang baik adalah bahwa masih ada beberapa yang bersifat musiman.gio vetiver1


Kualitas lingkungan di suatu daerah atau lokasi akan berbeda pada daerah atau lokasi lainnya. Hal ini sangat tergantung pada karakteristik limbah yang dihasilkan dari berbagai aktivitas yang ada di lingkungan sekitar. Karakteristik limbah menjadi penting untuk diketahui jika ingin mengatasi permasalahan lingkungan. Adapun parameter-parameter yang umumnya digunakan untuk menentukan tinggkat pencemaran air adalah BOD, COD, pH, TSS, logam berat, dll. Dengan kata lain, pencemaran air terjadi ketika nilai BOD, COD, pH, TSS diatas nilai baku mutu yang ditentukan. Dan jika dalam perairan dan atau tanah memiliki konsentrasi logam berat diatas standard baku mutu lingkungan yang ditentukan. Pada kondisi demikian lingkungan tersebut lingkungan tersebut baik perairan maupun tanah perlu ditangani dengan serius karena pencemaran berdampak pada kematian mikroorganisme baik di darat maupun di air. Dan pada tingkat pencemar yang sangat tinggi dapat mengganggu kesehatan manusia.
Adapun teknologi penanganan masalah percemaran bermacam-macam dan pada kesempatan ini akan dibahas kemampuan tanaman Akar Wangi. Tanaman Akar Wangi atau rumput Vetiver merupakan tanaman perennial berbentuk rumpun dengan perakaran yang rimbun dan tumbuh lurus ke dalam tanah. Rumput Vetiver memiliki karakteristik morfologis, fisiologis, dan ekologis yang mendukung penggunaannya dalam mengatasi masalah pencemaran baik pencemaran tanah maupun pencemaran air. Tanaman dengan nama ilmiah Vetiveria zizanioides ini mampu bertahan hidup cuaca ekstrim (-140C sampai +550C), toleran pada pH 3,3 sampai 12,5, sangat toleran terhadap logam berat, tahan api dan salju, tahan terhadap hama dan penyakit, dll (Troung dkk, 2011).

gio vetiver system
Dalam mengatasi pencemaran air rumput vetiver sangat efektif untuk meningkatan kualitas air. Hal ini terbukti pada penerapan vetiver system di Cina dalam mengatasi pencemaran air yang disebabkan oleh peternakan babi. Dengan penerap vetiver system DO yang sebelumnya hanya 2,0 mg/l menjadi 9,2 mg/l, pH menjadi 7,6 begitupun dengan BOD maupun TSS. Dan bahkan dalam laporanya (Ash dan Troung, 2003) menulis bahwa vetiver system telah menyerap semua limbah yang dihasilkan di kota Guandong yang memiliki lebih dari 1600 peternakan babi.
Penulis sendiri telah melakukan penelitian tentang kemampuan Akar Wangi dalam mengatasi pencemaran logam berat Pb pada tanah. Masalah polusi logam berat termasuk timbal (Pb) merupakan masalah yang serius di negara-negara maju dan sedang berkembang seperti Indonesia. Dan penelitian skripsi tersebut diketahui bahwa tanaman Akar Wangi toleran terhadap logam Pb pada media tanam tanah. Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah Vetiveria zizanioides lebih efektif menyerap logam Pb dari media tanam tanah pada kondisi kandungan organik rendah karena hasilnya penyerapan logam Pb pada media tanam tanah lebih besar dibanding dengan penyerapan logam Pb pada media tanam kompos. Hal ini tentu menjadi sebuah berita gembira karena untuk mengatasi pencemaran Pb pada tanah tidak membutuh media tanam yang subur atau dengan kandungan organik yang tinggi karena malah akan membuat penyerap logam Pb yang tidak efektif.
Dengan demikian Akar Wangi dapat dimanfaatkan dalam mengatasi pencemaran lingkungan baik pencemaran air maupun pencemaran tanah. Potensi tanaman ini menjadi lebih berarti dan begitu baik karena sangat mudah dalam pemeliharaan dan sangat toleran terhadap berbagai macam kondisi lingkungan. Penerapan vetiver system diharapkan mampu mengembalikan/memulihkan kualitas lingkungan yang telah lama dirampok oleh aktivitas manusia yang sangat tidak memperhatikan lingkungan dan bahkan selalu mengabaikan kualitas lingkungan. Dan tentu saja, dengan adanya pengetahuan tentang kemampuan Akar Wangi utntuk meningkatan kualitas air maupun tanah diharapkan mampu diterapkan oleh setiap orang di lingkungan masing-masing. Karena satu-satunya modal yang mungkin belum ada adalah kehendak kolektif untuk memperbaiki lingkungan. Seperti yang dikatan Al Gore dalam Our Choice, bahwa nasib peradapan kita tergantung pada tindakan yang efektik, kooperatif, dan global untuk menyelamatkan kelayakan bumi untuk dihuni dan untuk membangun dasar bagi dunia yang lebih manusiawi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s