Potensi Rumput Laut dan Kerusakannya

???????????????????????????????NAMA : V3 _ TL (Fitri Teknik Lingkungan)
NPM : 09.2010.1.00396

Rumput laut (atau lebih tepatnya gulma laut) adalah alga makroskopik yang hidup di perairan. Layaknya alga lainnya, rumput laut tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati. Seluruh bagian rumput laut disebut talus (thallus). Talus pada rumput laut ada yang tanpa percabangan dan bercabang-cabang dengan sifat mulai dari lunak, keras (diliputi zat kapur),seperti tulang rawan, hingga berserabut.

Apabila kita berwisata ke pantai, sering kita mernjumpai tumbuhan laut yang terdampar atau terhempas ombak ke daratan atau melihat langsung yang masih tumbuh di laut. Tumbuhan tersebut menempel pada bebatuan atau menancap pada substrat pasir. Itulah umumnya rumput laut yang tampak dengan beraneka-macam bentuk dan warnanya yang menarik. Ada yang berbentuk bola kecil, lembaran, rumpun atau tegakan yang beraneka-ragam warna seperti merah, coklat, hijau dan warna lainnya. Kalau kita perhatikan atau kita pegang rumput laut tersebut maka ternyata substansi fisiknya ada yang keras karena mengandung zat kapur, ada yang lunak bagaikan tulang rawan dan ada juga yang kenyal seperti gel.

PENGELOMPOKKAN
Rumput laut termasuk kelompok tumbuhan algae yang berukuran besar, dalam artian dapat terlihat dengan mata biasa tanpa alat pembesar dan bersifat bentik atau tumbuh menancap atau menempel pada suatu substrat di perairan laut. Algae yang disebut rumput laut ini umumnya terdiri dari kelompok algae merah (Rhodophyceae) , algae coklat (Phaeophyceae) dan algae hijau (Chlorophyceae).

img-rmplaut

Ketiga kelompok ini yang tumbuh di laut diperkirakan ada sekitar 9000 jenis yang masing-masing adalah sekitar 6000 jenis Rhodophyceae, 2000 jenis Phaeophyceae dan 1000 jenis Chlorophyceae. Algae lainnya yang berukuran kecil dan hanya terlihat dengan bantuan alat pembesar seperti mikroskop tidak termasuk ke dalam kelompok rumput laut tetapi merupakan kelompok tersendiri yang disebut plankton.

a) Pengelompokan rumput laut menurut perbedaan warna tersebut adalah didasarkan atas perbedaan kandungan pigmennya. Rumput laut kelompok merah memiliki pigmen dominan fikoeretrin (phycoerethrin) dan fikosianin (phycocyanin) yang menimbulkan warna merah, walaupun pada kenyataannya di alam menunnjukkan variasi warna lain seperti hijau, ungu dan coklat tua karena sifat adaptik kromatiknya. Sebagai indikasi bahwa itu adalah rumput- laut merah, yaitu apabila terjemur sinar matahari akan tampak berubah warna asalnya menjadi merah-ungu, kemudian menjadi putih karena kehilangan pigmennya. Pigmen yang dominan pada rumput laut kelompok coklat adalah fucoxantin, sedangkan pigmen yang dominan pada rumput laut kelompok hijau adalah klorofil (Chlorophyl)

rp

b) Pengelompokkan lain adalah berdasarkan kandungan koloidnya. Ada kelompok rumput laut penghasil agar (senyawa polisakarida sulfat bersifat koloid) yang biasa disebut agarofit antara lain Gracilaria (rambu kasang) dan Gelidium (kades). Rumput laut seperti Eucheuma (agar-agar kasar, agar-agar patah tulang) dan Kappaphycus (cottonii) lainnya adalah termasuk kelompok penghasil karaginan (berupa garam sodium, kalsium dan potasium dari senyawa polisakarida sulfat asam karaginat) yang disebut karaginofit. Kelompok lainnya yaitu alginofit adalah penghasil alginat (garam kalsium, kalium, natrium dan magnesium dari senyawa polisakarida asam alginik), termasuk ke dalamnya antara lain Sargassum (oseng) dan Turbinaria.

PERKEMBANGBIAKAN
Jadi, di alam ada empat macam tumbuhan rumput laut yang berbeda jenis kelamin dan tabiat reproduksinya yaitu karposporofit, tetrasporofit, gametofit jantan dan gametofit betina. Keempat macam bentuk tumbuhan tersebut di alam ada yang mudah terlihat dari penampilan fisiknya (heteromorfik) tetapi ada juga yang sulit dibedakan (isomorfik) kecuali dengan menggunakan alat pandang mikroskopik. Perkembang biakan vegetatif sampai sekarang dimanfaatkan para penanam rumput laut dalam penyediaan bibit dari marga Kappaphycus (cottonii) dan Eucheuma (agar-agar patah tulang) untuk ditumbuhkan secara komersial di beberapa negara tropis termasuk di Indonesia. Penggunaan bibit vegetatif tersebut sampai saat ini masih dianggap yang paling mudah dan menguntungkan dari segi efisiensi waktu, tenaga dan biaya dibandingkan dengan cara-cara generatif yang masih belum diterapkan secara masal karena pertimbangan teknis dan ekonomis yang dianggap belum menguntungkan.

rp2

MANFAAT
Tumbuhan rumput laut ini, bersama-sama dengan tumbuhan fotosintetik lainnya termasuk plankton merupakan kelompok organisme penting di laut karena sebagai pembentuk makanan primer memberikan sumbangan besar bagi kehidupan binatang akuatik di laut. Manfaatannya, bersifat ganda yaitu bermanfaat langsung bagi kepentingan manusia dan bagi kelanjutan fungsi ekologis perairan melalui perannya dalam rantai makanan di laut sebagai sumber makanan binatang di laut. Jadi, secara tidak langsung bermanfaat juga bagi tersedianya berbagai jenis binatang laut yang dikonsumsi oleh manusia.
Dari ratus-an jenis rumput laut yang ada di Indonesia, banyak di antaranya yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kebutuhan, antara lain sebagai bahan makanan dan sayuran. Pemanfaatan lain adalah sebagai bahan mentah untuk industri penghasil agar, karaginan dan alginat yang diperlukan untuk bahan tambahan dalam pengolahan makanan, minuman, farmasi, kosmetika dan tekstil di dalam dan luar negeri. Kandungan kimia lain yang penting terdapat dalam rumput laut selain karbohidrat yang berupa polisakarida seperti agar, karaginan dan alginat juga terdapat mineral, protein, lemak, vitamin dan yodium. Secara tidak disadari bahwa sebenarnya manfaat dan peran rumput laut ini telah ada pada kehidupan kita sehari-hari. Kita berhias dengan minyak rambut, berkeramas dengan shampoo, bergosok gigi dengan odol, menikmati eskrim dan coklat, berdandan dengan baju yang bermotif warna-warni dan menyemir sepatu , kesemua bahan yang kita pergunakan tersebut sedikit banyak mengandung campuran rumput laut antara lain berupa agar, karaginan dan alginat.
Produksi rumput laut di Indonesia, sebagian dipasok dari hasil panen persediaan alami (stock alam) di berbagai daerah dan yang lainnya berasal dari hasil panen budidaya atau rekayasa penanaman oleh para petani rumput laut. Sekarang, kegiatan penanaman rumput laut di Indonesia telah tersebar-luas ke berbagai daerah, antara lain di Lampung, Banten, Teluk Jakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

rp3a

Manfaat lain dari Rumput Laut
1. Manfaat Rumput Laut Dapat Mencegah Anemia
Penelitian juga membuktikan bahwa, rumput laut jenis spiriluna juga dapat menstabilkan jumlah sel-sel darah merah, sel-sel darah putih, dan hemoglobin. Selain itu, rumput laut berfungsi mengurangi efek samping terhambatnya produksi sel-sel penghasil sel darah. Penelitian membuktikan bahwa rumput laut meningkatkan hematopoiesis, yakni pembentukan sel darah merah. Itu diyakini karena tingginya kandungan zat besi di dalamnya.
2. Mengatasi Alergi
Rumput laut juga dapat melawan reksi alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin atau zat yang menyebabkan gejala alergi seperti hidung tersumbat dan mata berair.
3. Mencegah Kanker
Penelitian Harvard School of Public Health di Amerika mengungkap bahwa wanita premenopause di Jepang berpeluang tiga kali lebih kecil terkena kanker payudara dibandingkan wanita Amerika. Hal ini disebabkan pola makan wanita Jepang yang selalu menambahkan rumput laut di dalam menu makan mereka.
4. Mempercepat Penyembuhan Luka
Vitamin C dalam rumput laut mengandung antioksidan seperti vitamin A, juga menjaga kekuatan tulang, gigi, gusi, kesehatan kulit dan juga membantu untuk penyembuhan luka, dan memperkuat pembuluh darah.
5. Mencegah Keropos Tulang
Penelitian mengklaim bahwa rumput laut mengandung kalsium 5x lebih besar dibandingkan susu. Dengan kandungan kalsium yang begitu besar, maka rumput laut dapat mencegah keropos tulang, membantu pertumbuhan tulang dan gigi, menjaga kesehatan kuku,rambut, dan meningkatkan metabolisme dalam tubuh.
6. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Penelitian menyatakan bahwa rumput laut ini bisa menjadi stimulan dalam proses penyembuhan kanker lewat kemampuannya meningkatkan daya tahan tubuh. Rumput laut bekerja dengan meningkatkan produksi antibodi, cytokines, , dan sel lain yang meningkatkan imunitas sehingga membantu menyembuhkan infeksi dan penyakit kronis seperti kanker.
7. Mengendalikan Berat Badan
Rumput laut adalah makanan bebas lemak dan kaya akan serat pangan. Seperti kita ketahui bahwa selain melancarkan pencernaan, serat juga dapat membuat perut kenyang lebih lama, sehingga Anda bisa terhindar dari pola makan rakus yang bisa menambah berat badan. Cocok dikonsumsi sebagai camilan bagi Anda yang sedang berdiet.
8. Pengganti Garam
Peneliti di Inggris menguji butiran rumput laut sebagai penambah rasa yang bisa menggantikan garam dalam makanan ringan dan produk makanan olahan lainnya. Mengurangi konsumsi garam dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi, serangan jantung hingga stroke.

KASUS YANG TERJADI

Rumput Laut di Teluk Serewe Rusak

rp1a

SELONG, GOMONG.COM – Budi daya rumput laut di perairan Teluk Serewe, Desa Serewe, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, NTB, mengalami kerusakan. Diduga akibat perubahan cuaca dan imbas dari tailling PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT).Kurang lebih 400 unit long line yang mengalami kerusakan. Pada batang rumput laut terdapat bintik-bintik putih, ada juga yang alami bintik hitam.Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Timur, Haryadi Surenggana, Yang dikonfirmasi Senin (23/7),tak menampik kalau budidaya rumput laut diwilayah perairan Serewe alami kerusakan parah.“Tingkat kerusakannya mencapai 100 persen, tak ada yag luput dari pembusukan. Serewe yang rusaknya paling parah,” katanya.Serewe adalah daerah sentra penghasil rumput laut di Lotim.Haryadi mengatakan, kerusakan disebabkan terjadinya perubahan ekstrim kondisi perairan. “Selain di wilayah Serewe, budidaya rumput laut di perairan lain Lotim juga mengalami hal yang sama,” katanya.Kasus ini terjadi sejak awal 2012 hingga sekarang. “Jumlah data valid kami tidak miliki, karena pertumbuhan budidaya rumput laut terjadi per hari,” katanya.Per Juni 2012, untuk wilayah Serewe ada sekitar 400 unit long line budidaya milik petani setempat. “Bagi petani yang alami kerugian, akan diberikan bantuan, terutama bibit. Akibat kejadian ini kerugian yang dialami masyarakat mencapai ratusan juta rupiah,” jelasnya.Ditanyak apa kerusakan budidaya rumput laut imbas dari dampak tailing Newmont, Haryadi enggan menjawab. “Perlu dilakukan dilakukan pengkajian,” ucapnya. (Dim/Won)

Sumber :
Drs Wanda S. Atmadja MSc.
http://farmmedica.blogspot.com/2013/10/manfaat-dan-khasiat-rumput-laut-bagi.html#ixzz3JV3WUgZO

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s