Belajar mengelola sampah rumah tangga dari masyarakat Jepang

Pengelompokan jenis sampah

Di Jepang, sampah ditangani berbeda. Secara prinsip sampah dibagi dalam empat jenis, yaitu sampah bakar (combustible), sampah tidak bakar (non-combustible), sampah daur ulang (recycle), dan sampah ukuran besar. 

  • Sampah bakar (combustible) : sampah-sampah berbahan plastik, sampah-sampah botol dan kaleng, karet, tekstil, dll
  • Sampah tidak bakar (non-combustible) : sampah rumah tangga ( sisa-sia bahan masakan, kertas-kertas yang sudah kotor, dll )
  • Sampah daur ulang (recycle)
  • Sampah besar : lemari, meja, dsb. Untuk membuang sampah yang berukuran besar, kita harus membayar uang daur ulangnya. Biasanya sampah yang berukuran di atas 30 cm. Misalnya untuk membuang kipas angin yang cukup besar ataupun sepeda, orang jepang harus membeli stiker
  • Sampah besar khusus adalah AC, pesawat televisi, lemari es, freezer, mesin cuci, kompor dan sejenisnya. Bila barang elektronik besar/ mesin yang dibuang telah diganti dengan barang sejenis dari merk yang sama, maka pemilik barang dapat menghubungi toko atau agen penjual untuk membicarakan pembuangan barang lama tersebut. Mungkin agen yang bersangkuta akan mengambil barang lama itu untuk dikirim ke pusat daur-ulang perusahaan pembuatnya.

jenis..SONY DSC

Ada jadwal hari-hari tertentu yang mengatur jenis sampah apa yang dapat dibuang. Petugas akan mengambil sampah setiap hari sesuai dengan jadwal dan jenis sampahnya.

Cara membuang sampah masyarakat Jepang seperti ini :

  1. Pertama, kita harus membeli plastik khusus sampah.
  2. Kemudian sampah dipisahkan dan dimasukkan ke plastik tersebut sesuai jenisnya,
  3. Selanjutnya, sampah diletakkan di luar rumah.
  4. Petugas akan datang mengumpulkan sampah. Petugas sampah hanya mengambil plastik sampah yang tepat jenis dan sesuai jadwalnya. Kalau salah jadwal, atau jenisnya kita campur-campur (misalnya botol minum di sampah makanan), sampah tidak akan diangkat.

 

Jadual pembuangan sampah misalnya (berbeda-beda sesaui ketentuan area) :

  • Misalnya, sampah rumah tangga dibuang tiga kali dalam seminggu ( Selasa, Kamis dan Sabtu ).
  • Hari Senin adalah waktu untuk membuang sampah-sampah kertas.
  • Hari Rabu adalah waktu untuk membuang sampah-sampah botol plastic, kaleng dan botol-botol kaca yang masing-masing dikelompokkan berdasarkan jenisnya masing-masing.
  • Hari Jum’at minggu ke-2 dan ke-4 setiap bulannya merupakan saat untuk membuang alat-alat rumah tangga khusus.
  • Hari Minggu adalah hari dimana tempat pembuangan sampah menikmati kebersihannya alias tidak ada pembuangan sampah.
  • Sampah-sampah tersebut dibuang setiap harinya antara pukul 8 sampai 9 pagi, tidak membuang sampah pada malam hari.
  • Saat datangnya truk pembuang sampah menandakan akhir pembuangan sampah pada hari tersebut.

kantong warna sampah

sampah dalam plastik menunggu petugas

Sudah menjadi kebiasaan orang Jepang membuang sampahnya dengan rapi. Sampah-sampah dibungkus dengan plastik transparan ( tidak gelap ). Sampah kertas dibuang dalam wadah kertas seperti kantung kertas bekas belanjaan. Buku-buku bekas atau Koran mereka ikat dengan apik, dan lain sebagainya. Kebiasaan ini membuat tempat-tempat sampah di Jepang bebas dari bau.

Satu hal lagi, untuk sampah minyak goreng atau minyak jelantah, tidak boleh dibuang ke saluran air. Hal tersebut dikhawatirkan mencemari air tanah. Oleh karena itu, di Jepang dijual bubuk yang berfungsi  membekukan sisa minyak goreng tersebut. Bubuk itu ditaburi di atas minyak hingga berubah menjadi gel. Setelah itu,  minyak jelantah yang sudah berbentuk gel dapat dibuang ke tempat sampah.

tmpat_sampah_bersih

 tempat sampah bersih setelah sampah diambil petugas

.

Sumber tulisan : sumber 1, sumber 2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s