Gedung Kementerian Pekerjaan Umum Jadi Contoh Green Building

Gedung baru Kementerian PU saat ini telah menerapkan Green Building menurut Menteri PU Djoko Kirmanto  – seperti dikutip dari laman Kementerian PU, Minggu (1/12/2013).

143658_pukopera

Gedung baru kemenpu menerapkan :

  • hemat beban pendingin, sehingga kumsumsi energi dapat ditekan hingga 61 persen per tahun
  • mendaur ulang air dengan teknologi proses STP (sewage treatment plan). Air yang didaur ulang berasal dari aktivitas perkantoran seperti wudu, wastafel, dan air AC. Air hasil daur ulang dapat digunakan kembali, salah satunya yaitu untuk menyiram tanaman.
  • Terdapat pula tempat pengolahan sampah terpadu yang dinamakan Sanira Tungku Pembakaran Sampah. Alat Sanira ini terdiri atas dua buah ruang bakar. Pada ruang bakar sampah ditujukan untuk mereduksi volume sampah hingga 90 persen, sedangkan pada ruang bakar gas bertujuan untuk mengoksidasi senyawa gas menjadi senyawa padatan (abu). Alat ini dapat dapat mengolah sampah dengan kapasitas 2 meter kubik per jam dalam bentuk sampah tekstil, sampah karet dan sampah lainnya atau sampah kadar air kurang dari 40 persen dengan jangka waktu proses selama satu jam.
  • memiliki fasilitas untuk para difabel seperti tuna netra dan tuna rungu. Semua lif yang ada di lingkungan kantor ini akan dilengkapi fasilitas suara, agar para tuna netra juga dapat menggunakan lift tersebut.

 

Sumber :

property.okezone.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s