Danau Kakaban, danau unik berisi ubur-ubur

Danau berisi ubur-ubur hanya ada 2 di dunia.

Danau kakaban, terletak di tengah Pulau Kakaban. Luas danau sekitar 390 hektar, berdinding karang terjal setinggi 50 meter. Secara administratif, Danau Kakaban adalah salah satu dari gugusan Kepulauan Derawan, termasuk wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Nama Kakaban dalam bahasa lokal memiliki arti ‘memeluk’.

Berdasarkan Keputusan Bupati Berau Nomor : 70 Tahun 2004 sebagai Kawasan Konservasi Laut Daerah. Pulau Kakaban ini merupakan  salah satu warisan dunia (World Heritage).

4899750_20130101101354

Danau Kakaban terjadi akibat atol atau naiknya permukaan akibat desakan lempeng bumi yang terjadi berjuta tahun yang lampau, flora dan fauna yang terjebak di danau ini berevolusi dengan air danau yang payau. Air danau yang payau terjadi akibat bercampurnya air hujan dengan air laut yang terperangkap saat proses atol

13572950481995603148

Danau Kakaban memiliki keunikan karena dihuni oleh ubur-ubur. Danau berisi ubur-ubur cuma ada dua di dunia, yaitu :

  1. pertama terletak di pulau Kakaban, Indonesia
  2. kedua, terletak di pulau Mikronesia, kawasan tenggara laut pasifik

Jenis-jenis makhluk hidup yang ditemukan di Danau Kakaban pada dasarnya adalah jenis yang hidup di air laut seperti alga laut, anemon laut, ubur-ubur, spons, ketimun laut atau teripang, kepiting, dan Jenis-jenis ikan kecil lainnya. Selama beribu-ribu tahun mereka telah beradaptasi dan menyesuaikan diri hidup di dalam lingkungan air payau yang terisolasi karena air laut, yang tampaknya dapat masuk ke danau melalui celah-celah batuan pada sekeliling karang telah terbaur dengan air hujan. Tidak ditemukan saluran yang besar atau gua yang dapat menghubungkan keduanya. Oleh karena itu, tidak ada hewan besar yang dapat masuk atau keluar dari dalam danau selama beribu-ribu tahun.

4899750_20130101101422

Semua ubur-ubur yang hidup di danau kakaban tidak memiliki sengat listrik. Ada empat jenis ubur – ubur yang hidup di danau kakaban yaitu,

  • Gambar A – ubur-ubur terbalik (Cassiopea Ornata). Cassiopeia atau “ubur-ubur terbalik” dapat ditemukan berbaring di dasar danau yang dangkal untuk mendapatkan sinar matahari. Untuk mendapatkan makanan, Cassiopeia melakukan simbiosis dengan algae dengan cara menempatkan algae tersebut pada kakinya. Karena algae perlu untuk mendapatkan sinar matahari melakukan fotosintesis, maka ubur-ubur pun akhirnya berenang dengan cara terbalik yaitu kaki berada di atas.
  • Gambar B – ubur-ubur bulan (Aurelia Aurita). ubur-ubur berbadan bening layaknya piring kaca. Ubur-Ubur Bulan merupakan jenis yang terbesar, ukuran tubuhnya dapat mencapai 40 cm.
  • Gambar C – ubur-ubur totol (Mastigias cf Papua) berukuran sekepalan tangan, ibarat bola lampu pijar berwarna biru kecoklatan
  • Gambar D – ubur-ubur kotak (Tripedalia Cystophora), seukuran ujung jari telunjuk

 13572968451357025712

Sisi luar Pulau Kakaban merupakan tebing yang tinggi dan curam yang langsung masuk ke laut, dengan terumbu karang-nya yang sangat indah, bergua-gua dan lorong-lorong, menjadi surga bagi penyelam. Dunia penyelaman telah mengenal beberapa titik penyelaman disekitar Pulau Kakaban yaitu : Barracuda Point, The Drift, Cabbage Patch, The Wall, Blue Light Cave, The Plateau, Rainbow Run, Diver’s Delight dan The North Face. Variasi dari berbagai tipe lokasi penyelaman ini sangat menarik bagi para penyelam pemula sampai yang berpengalaman.

 13572965271438834374

 

Sumber :

Aktual.co

terangi.or.id

id.wikipedia.org

wwf.or.id

dody94.wordpress.com

kaskus.co.id

wisata.kompasiana.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s