Mengunjungi proses pembuatan teh

58262_551352898257217_328310282_n

Proses produksi teh di wonosari terdiri dari beberapa tahap, yaitu :

Penyediaan bahan baku, meliputi pemetikan, pengangkutan dan penerimaan pucuk. Pemetikan adalah pekerjaan mengambil sebagian dari tunas-tunas teh beserta daunnya yang masih muda. Periode pemetikan dilaksanakan setiap tujuh hari sekali, dengan sistem rotasi. Dalam sekali panen dapat mencapai 5 ton daun teh basah per hari pada musim kemarau dan 20 ton daun the basah per hari pada musim penghujan. Pengangkutan pucuk merupakan kegiatan mengangkut pucuk dari kebun ke pabrik. Diupayakan : daun teh terkena langsung terik matahari tidak menumpuk daun teh.

Proses Pengolahan meliputi pelayuan, fermentasi, pengeringan, sortasi

Pada proses pelayuan, daun teh petikan diletakan di bak penampung yang dilengkapi dengan blower yang berfungsi agar daun menjadi layu serta untuk mengurangi kandungan air yang terbawa oleh daun. Fermentasi atau pemeraman pada pengolahan teh untuk mendapatkan teh yang berwarna coklat tua dan harum baunya , berlangsung selama 90 menit. Pengeringan untuk menurunkan kadar air teh (2,5–3,5%) sehingga tahan lama dalam penyimpanan, proses ini dilakukan dengan mengalirkan udara panas. Sortasi atau pemisahan bertujuan untuk mendapatkan bentuk dan ukuran teh yang seragam. Hasil pemisahan terbagi menjadi tiga golongan besar yaitu: 1. Teh Daun (Leafy grades) ; 2. Teh Remuk (Broken grades) ;  3. Teh Halus

1073929_551344641591376_2140141034_o

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s