Inilah Faktor Penghambat Lulus Kuliah

Lulus tepat waktu memang gampang-gampang susah. Gampang, jika memang ada tekad dan niatan yang baik dari mahasiswa itu sendiri. Susah, jika dibuat susah oleh mahasiswa itu sendiri. Lulus tepat waktu bagi sebagian mahasiswa mungkin hal biasa atau malah dianggap gampang. Bagi mereka yang berotak encer tentunya tak menemui kendala yang cukup berarti. Tapi bagi sebagian mahasiswa lainnya, lulus tepat waktu mungkin butuh sedikit pengorbanan.

Inilah faktor penghambat lulus kuliah :

Sibuk jadi aktivis / kegiatan kemahasiswaan

Berorganisasi untuk pengembangan diri memang penting, apalagi diikuti idealisme untuk mengkritik berbagai kebijakan kampus ataupun pemerintah. Sayangnya, kritikan untuk kebijakan seringkali tak sebanding dengan kritikan para aktivis untuk dirinya sendiri. Ya, semestinya jika mampu mengkritik orang lain, harus mampu mengkritik dirinya sendiri. Aktivis yang baik adalah aktivis yang berprestasi, sukses berorganisasi dan lulus tepat waktu.

 Dimabuk Cinta

Cinta dalam masa kuliah bisa jadi penyemangat, bisa pula jadi bumerang. Tak jarang seorang mahasiswa terlalu sibuk pacaran hingga mengakibatkan kuliah terbengkalai. Hubungan asmara dengan ragam romantika plus problematika tentu saja menimbulkan masalah tersendiri. Apalagi jika tak bisa memahami mana prioritas yang mesti didahulukan, urusan cinta atau urusan kuliah. Dan nyatanya, urusan kuliah memang cukup banyak dikorbankan.

Seyogyanya, menjalin hubungan cinta saat kuliah harus mengenal batas. Sebisa mungkin hindari kegiatan bersama pasangan yang justru mengganggu perkuliahan. Bersenang-senang boleh saja, asalkan tahu skala prioritas. Lebih baik lagi jika kegiatan yang dilakukan bersama pacar ialah kegiatan yang juga mendukung kegiatan perkuliahan.

Terlalu sibuk bekerja

Mencari pengalaman, begitulah alasan yang biasa dilontarkan beberapa mahasiswa yang melakoni kuliah sambil bekerja. Mencoba peruntungan di dunia kerja sudah jamak dilakukan oleh mahasiswa. Selain mengisi waktu luang, kuliah sambil kerja pun mendatangkan keuntungan berupa rupiah.

Beberapa yang pandai mengatur waktu memang sukses, kuliah jalan, kerja jalan, lulus tepat. Namun tak jarang kegiatan kuliah sambil kerja justru menjadi penghalang terbesar untuk menyelesaikan studi. Karena terlalu sibuk bekerja, akibatnya kuliah pun dinomorduakan. Kenikmatan menggenggam rupiah terkadang membuat sebagian mahasiswa terlena, hingga menyepelekan kuliahnya.

Jika memang ingin kuliah sambil kerja, sebaiknya carilah pekerjaan paruh waktu. Sehingga tak terlalu mengganggu perkuliahan. Usahakan pekerjaan yang dilakoni masih berhubungan dengan studi yang sedang dijalani. Sehingga bisa dipakai sebagai bekal pengalaman. Sekaligus memberi tambahan pemasukan uang saku.

Terlalu banyak mengulang mata kuliah

Masalah klasik mahasiswa ialah mengulang mata kuliah. Ini karena nilai yang didapat tak memenuhi standar sehingga mau tidak mau harus mengulang di semester berikutnya. Atau bisa pula sudah lulus pas-pasan, dan ingin memperbaikinya lagi. Inilah yang menjadi sumber masalah. Tiap mata kuliah sebagian hanya diberikan sekali setiap dua semester, hanya di semester ganjil atau hanya di semester genap. Jika anda harus mengulang tentu saja secara otomatis memperpanjang masa studi anda satu semester lagi.

Parahnya, terkadang ada mahasiswa yang sampai harus mengulang tiga sampai empat kali untuk satu mata kuliah. Tentu ini sangat membuang waktu. Kenapa bisa terjadi? Seorang mahasiswa yang sedang mengulang biasanya akan menganggap enteng mata kuliah yang sedang diulangnya. Hingga terkadang tidak masuk kelas, dan menganggap jika mengulang kemungkinan besar pasti akan diluluskan oleh dosen.

Pola pikir ini yang harus diubah. Justru saat mengulang, seharusnya mahasiwa harus lebih baik, lebih rajin, lebih semangat dibanding saat pertama kali mengambilnya. Hal itu akan membuat dosen terkesan, dan tentu saja berimbas pada nilai yang diberikan. Usahakan untuk serius dalam mengikuti suatu mata kuliah. Sehingga tak perlu sampai harus mengulang. Jika memang harus mengulang, usahakan seminimal mungkin jumlah mata kuliah yang harus diulang.

Berteman dengan rasa malas

Inilah musuh dalam selimut yang paling membahayakan. Rasa malas ini akan semakin menggila saat mulai mengerjakan tugas dan skripsi. Tugas dan skripsi seyogyanya dikerjakan terus menerus secara berkesinambungan. Sekali berhenti,apalagi sampai berbulan-bulan, akan sangat sulit untuk memulainya lagi. Teori memang gampang, tapi mempraktekkannya sangat sulit.

Rasa malas akan sangat berbahaya jika terus menerus dipelihara. Jika terus berkembang lama-kelamaan akan menghancurkan studi kuliah anda. Dampaknya, kuliah tak bakalan kelar. Cara mengatasinya, cepatlah usir jauh-jauh jika rasa malas datang melanda. Lakukan cara apapun untuk membuang rasa malas itu. Ini sangat tergantung dari kemauan dan inisiatif anda sendiri.

Punya masalah dengan kampus

Ini salah satu yang wajib dihindari oleh mahasiswa. Meskipun masalah pasti selalu mengikuti kemanapun kita pergi, tak terkecuali di dunia kampus. Namun menghindari sekaligus meminimalisir kemungkinan terjadinya masalah sangat dianjurkan.

Terkadang memang ada singgungan antara mahasiswa dengan dosen atau pegawai kampus sehingga menimbulkan masalah. Patut diketahui, kelulusan ditentukan oleh pihak dosen dan kampus. Artinya, jika seorang mahasiswa punya masalah dengan mereka, potensi kelulusan terhambat akan meningkat.

Solusinya, jika terjadi masalah sebaiknya cepat diselesaikan. Tidak usah menunggu nanti atau kapan-kapan. Masalah akan mengganjal kelangsungan kuliah seorang mahasiswa. Oleh karena itu, membina hubungan baik dengan dosen sangat dianjurkan. Jika demikian, kalaupun menemui kendala atau kesulitan, pihak kampus tak akan ragu membantu mahasiswa.

Kesimpulannya, sebesar apapun hambatan yang menghalangi, jangan jadikan itu sebagai beban. Jadikan hambatan sebagai tantangan yang harus ditaklukan. Pelihara semangat, daya juang dan ketekunan. Niscaya, lulus kuliah dengan tepat pasti didapat.

Advertisements

2 comments on “Inilah Faktor Penghambat Lulus Kuliah

  1. bagus sekali kak tulisanya,
    salam kenal.

    saya ingin bertanya kak ? mengenai permasalahan kurikulum dan management kampus di ITATs. apakah sudah berjalan baik kak ? mengingat pemberitaan di TV TV . ttg masalah yg lagi merundung ITATS.

    sesungguhnya saya berminat kuliah disana. namun berfikir ulang akibat kasus kasus dan demo demo di ITATS. mohon tanggapanya kak ?
    ٩(๑❛▽❛๑)۶

    thanks
    salam
    ririn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s